*Single, Why Not?*
Oleh: Nduk Ni'*
Undangan demi undangan berdatangan. Satu persatu teman telah bersatu dengan sang tambatan hati. Berpadu dalam akad, membaur dalam cinta kasih nan setia. Sempat terlintas sekejap dalam benak, "Tuhan, kapan giliranku?"
Aku tersenyum kemudian. Kenapa menanyakan hal itu? Pernikahan bukanlah sebuah antrean, bukan pula perlombaan, pun bukan berpacu dalam waktu. Pernikahan adalah sebuah komitmen besar di mana Allah menjadi saksinya. Pernikahan adalah penyatuan dua jiwa, dua raga, dua hati, dan dua insan yang berbeda secara kepribadian maupun pemikirannya dengan kemauan mencari titik temu dalam setiap perbedaan, dan tekad untuk saling menerima, saling memberi, saling mengisi satu sama lain meski tak selalu seiya sekata.
Indah. Sungguh mulia Islam membingkai cinta dalam pernikahan. Sungguh indah Islam mengaturnya. Islam memuliakan dan menyucikan cinta kasih sesama insan melalui sebuah akad suci yang mengguncangkan arasy.
***
Pertanyaan senada seringkali terlontar dari berbagai sisi. Iya. "Kapan" adalah kata tanya yang cukup banyak digunakan dalam hidup ini. Tidak hanya kapan menikah, tentunya. Karena hidup ini berarti menjalani waktu. Dan di setiap waktu tertentu, ada sesuatu yang harus kita lalui. Wajar bila pertanyaan "kapan" itu terlontar.
Saat masih sekolah, misalnya. "Kapan ujian? Kapan lulus? Kapan wisuda?" Begitu selesai menempuh jenjang pendidikan, ditanya "Kapan mulai kerja? Kapan menikah? Kapan punya momongan?" dan sebagainya.
Pertanyaan itu seolah menandakan bahwa kita tengah berada di sebuah tangga, dan masih banyak anak tangga yang harus kita lalui untuk bisa sampai ke atas. Kita harus terus naik meski kadang terasa berat, lelah, dan menjenuhkan.
Lalu bagaimana menghadapi pertanyaan semacam itu? Tenang saja. Hidup kita, kita yang menjalani. Rizki yang ditakdirkan untuk kita, tetap menjadi milik kita. Jodoh kita, tidak akan tertukar. Dan ajal kita, tidak akan maju atau mundur karena sebuah pertanyaan. Artinya apa? *Setiap orang telah Allah berikan waktu dan kebutuhannya masing-masing di saat yang tepat menurut pandangan Allah, bukan pandangan manusia.*
Tak usah risau dengan berbagai pertanyaan. Toh rasa penasaran itu sudah menjadi bagian dari sifat manusia. Selalu ingin tahu. Itulah mengapa ada ramalan cuaca, ada prediksi UN, ada kisi-kisi ujian, karena manusia selalu ingin tahu. Hadapi saja pertanyaan "kapan" itu dengan tenang. Jawab dengan jawaban yang pasti bila memang sudah memiliki jawaban, dan cukup tanggapi dengan ramah bila belum memiliki jawaban yang pasti.
Single sendiri seangkatan, apa nggak jadi bahan bully teman-teman? Kadang iya, kadang tidak. Saya ada di posisi itu. Dari alumni kelas PBA B pascasarjana 2017, saya satu-satunya yang masih single. Semua teman baik laki-laki maupun perempuan, sudah berpasangan dan beberapa dari mereka sudah dikaruniai buah hati.
Tidak risau? Tidak. Kembali ke konsep yang tadi, bahwa setiap orang Allah berikan waktunya masing-masing. Dan Allah Maha Adil. Adilnya Allah bukan berarti memberikan sesuatu yang sama pada hamba-Nya, tapi memberikan sesuatu sesuai potensi hamba-Nya. Allah memberikan saya masa single sekian tahun, mungkin karena bagi Allah ada beberapa misi yang hanya bisa saya jalani sebelum menjadi seorang istri. Allah memberikan masa single yang singkat pada teman-teman, mungkin karena bagi Allah, mereka mampu menjalankan misinya ketika berpasangan.
Single, why not?
Sahabatku yang masih single, jangan pernah merasa terpuruk, jangan pernah merasa sendiri. Kita punya waktu yang mungkin tidak orang lain miliki. Kita punya kesempatan yang mungkin tidak Allah berikan pada yang lain. Manfaatkan waktu dan kesempatan itu selagi kita belum "alih status", karena akan ada banyak hal yang mungkin tidak bisa kita lakukan setelah status kita berubah, sebab tugas baru yang akan berdatangan.
Single, maksimalkan potensi. Yuk jadi insan mulia yang dicintai Allah Ta'ala. Berhentilah mengeluh dan meratap, perbanyaklah rasa syukur dan bahagia. Tuhan kita Maha Pengasih dan Penyayang. Dia Maha Romantis. Mintalah yang terbaik, pasti Dia berikan.
Salam Single Luar Biasa ☺
*(Ni'matul Khoiriyyah)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar